Halaman

Senin, 21 Maret 2011

* PERJALANAN SETIAP MANUSIA UNTUK MENJADI PEMIMPIN BAGI DIRINYA *

Dalam hidup ini usahakanlah dalam 1x24 jam kita bisa menjadi pemimpin bagi diri kita sendiri saja, itu sudah alhamdulillah syukur.





Dalam 1x24 jam kita bisa menjadi pemimpin untuk lidah kita,

menjaga lidah kita dengan kejujuran sehingga kita terhindar dari belenggu dusta,

itu saja sudah alhamdulillah syukur.



Dalam 1x24 jam kita bisa menjadi pemimpin untuk jantung kita,

menjaga jantung kita dengan kepasrahan sehingga kita terhindar dari belenggu dendam,

itu saja sudah alhamdulillah syukur.



Dalam 1x24 jam kita bisa menjadi pemimpin untuk hati kita,

menjaga hati kita dengan Kasih sayang yang tulus sehingga kita terhindar dari belenggu iri dan dengki,

itu saja sudah alhamdulillah syukur.



Dalam 1x24 jam kita bisa menjadi pemimpin untuk perut kita,

menjadi manusia yang bersyukur dan menjaga perut kita dengan makan makanan yang halal

dan bila kita punya lebih kita bisa memberi makan nasi satu piring untuk orang lain di luar diri kita,

itu saja sudah alhamdulillah syukur.



Dalam 1x24 jam kita bisa menjadi pemimpin untuk kemaluan kita,

menjaga kemaluan kita dengan rasa takut tentang hari pembalasan

sehingga kemaluan kita terhindar dari belenggu nafsu agar tidak merusak orang lain,

itu saja sudah alhamdulillah syukur.



Dalam 1x24 jam kita bisa menajdi pemimpin untuk dubur kita,

menjaga dubur kita dengan istinja yg bersih sehingga dubur kita bisa selalu bersih dan terhindar dari kekotoran,

itu saja sudah alhamdulillah syukur.





Bila dalam 1x24 jam kita hanya bisa berbuat jahat, bagaimana kita bisa impikan untuk menjadi pemimpin bagi orang lain di luar diri kita sementara untuk diri kita saja kita belum bisa menjdi pemimpin yang bersih dan benar.



Bila kamu bisa menjadi pemimpin untuk dirimu, menjadi pemimpin yang bersih dan benar

maka insyaAllah kamu pun bisa menjadi pemimpin bagi kelurgamu dan bisa menjadi pemimpin untuk orang lain di luar keluargamu.



Semoga mau memahami, dan menghayatinya sehinga bisa dimengerti,

Dan semoga berkah bagi setiap insan yang mempercayai dan mensyukurinya.


Habib Hasyim Binthahir

Tidak ada komentar: